• 2x45

    2x45

    Ngomongin apa saja soal sepak bola, mulai dari…

  • The Community

    The Community

    Cerita seru dari komunitas-komunitas di Indonesia,…

  • Podcast BPJS

    Podcast BPJS

    Podcast BPJS (Bicara Persoalan Jasmani dan Kesehatan)…

  • Stand-up Comedy Show

    Stand-up Comedy Show

    Saatnya mendengar kembali kelakar para komika…

  • Cek Sound

    Cek Sound

    Obrolan santai antara Bang @koms_dirtyrockin bersama…

  • Podcast Gabut

    Podcast Gabut

    Podcast Gabut adalah kamar bebas buat kita semua.…

Thirteen | Dari Jakarta Utara hingga Osaka

Thirteen | Dari Jakarta Utara hingga Osaka

Waktu 14 tahun untuk tetap konsisten berkarya bukan hal yang mudah. Ada beragam rintangan yang harus dihadapi. Salah-satunya ditinggal personel. Namun, dengan berbagai upaya, Thriteen akhirnya mampu melewatinya. Buktinya band beraliran post-Hard Core ini mampu menggelar tour 4 lokasi di Jepang.

OTHER POD
  • The Rang-Rangs| Dari Blink 182, Descendents, sampai Jimi Multhazam

    The Rang-Rangs| Dari Blink 182, Descendents, sampai Jimi Multhazam

    Lahirnya The Rang-Rangs pada 2016 seperti mengembalikan nafas skena Punk Rock yang sebelumnya 'tertatih'. Dengan gaya slebor dan lirik ciamik, The Rang-Rangs mampu membius penikmat musik cepat dan menyenangkan. Sebut saja Sejuknya Mobil Bapakmu (single 2019), Senangnya Disapa Dirimu (single 2019), dan (Oh) Kau Kobam (single 2020). Mereka pun menceritakan perjalanannya dalam Live IG podcast Cek Sound.

  • Alone At Last | Let's Make Emo Cry Again!

    Alone At Last | Let's Make Emo Cry Again!

    Sepertinya tidak lengkap membicarakan musik Emo Tanah Air tanpa menyertakan Alone At Last. Band asal Bandung ini sudah menjadi teman akrab penikmat musik emo sejak 2002. Namun, bergerak di 'bawah tanah' ternyata bukan pekerjaan yang mudah. Berbagai rintangan dilalui Alone At Last, dari bongkar pasang personel sampai semangat yang nyaris padam. Tapi, di penghujung 2019 Alone At Last memberikan kejutan dengan mengeluarkan singel berjudul “Renegade”. Tentu saja ini sinyal bahwa Alone At Last belum habis. Jadi, langsung aja dengerin ceritanya dalam podcast Cek Sound kali ini.

  • Thirteen | Dari Jakarta Utara hingga Osaka

    Thirteen | Dari Jakarta Utara hingga Osaka

    Waktu 14 tahun untuk tetap konsisten berkarya bukan hal yang mudah. Ada beragam rintangan yang harus dihadapi. Salah-satunya ditinggal personel. Namun, dengan berbagai upaya, Thriteen akhirnya mampu melewatinya. Buktinya band beraliran post-Hard Core ini mampu menggelar tour 4 lokasi di Jepang.

  • Speak Up | ‘Jangan Pernah’ dan Rahasia Ilahi 

    Speak Up | ‘Jangan Pernah’ dan Rahasia Ilahi 

    Tetap bertahan dan berkarya hingga saat ini bukanlah hal yang mudah. Berbagai rintangan dan cobaan harus dihadapi Speak up. Dari mulai gonta-ganti personel hingga konflik internal. Namun, cita-cita yang kuat menjadi obat mujarab meloloskan Speak Up dari jurang kehancuran. Hingga single ‘jangan pernah’ menjadi salah satu batu loncatan Speak up menjadi band (melodic/punk rock) ‘penguasa’ gig’s bawah tanah. Menurut mereka berkah tersebut adalah rahasia dari sang Ilahi. 

     

  • Denny Frust | Prince of Ska

    Denny Frust | Prince of Ska

    Cita-citalah yang membawa Denny Frust ke Jakarta. Mengarungi belantara beton Jakarta, tidaklah mudah. Ada berbagai cobaaan yang harus dihadapi Denny Frust hingga bergabung dengan Monkey Boots, lantas memutuskan bersolo karir hingga dijuluki sebagai The Indonesian Prince of Ska.

  • Stand Here Alone | Pompa Baru Pop Punk

    Stand Here Alone | Pompa Baru Pop Punk

    Pada episode perdana podcast Cek Sound ini kami berbincang via Instagram Live dengan band asal Bandung, Stand Here Alone (SHA). Kehadirannya seperti memompakan semangat baru untuk pencinta punk rock/pop punk. SHA kerap mencuri perhatian dunia indie di Indonesia, sampai-sampai beberapa kalangan memprediksi ini adalah tanda kebangkitan punk rock/pop punk.