Kenapa Ska? | Ft. Noin Bullet

Kenapa Ska? | Ft. Noin Bullet

Unit ska veteran Noin Bullet bercerita awal mula memilih ska menjadi jalan hidup. Sang Vokalis Hadi Adjam alias Die juga bercerita soal bagaimana Noin Bullet dipersulit manggung lantaran memilih bekerjasama dengan Major Label.

Lain dulu, lain sekarang. Kini Noin Bullet tetap melaju, beberapa panggung pun disikat dan akhir bulan ini bakal mengeluarkan album terbaru.

OTHER POD
  • Kenapa Ska? | Ft. Noin Bullet

    Kenapa Ska? | Ft. Noin Bullet

    Unit ska veteran Noin Bullet bercerita awal mula memilih ska menjadi jalan hidup. Sang Vokalis Hadi Adjam alias Die juga bercerita soal bagaimana Noin Bullet dipersulit manggung lantaran memilih bekerjasama dengan Major Label.

    Lain dulu, lain sekarang. Kini Noin Bullet tetap melaju, beberapa panggung pun disikat dan akhir bulan ini bakal mengeluarkan album terbaru.

  • Camestay Terdengar Hingga Argentina

    Camestay Terdengar Hingga Argentina

    Kendati berada di luar arus utama, unit punk rock Camestay mampu menginvasi pendengarnya hingga Argentina. Singlenya berjudul “This is Punk Rocker” selalu di putar oleh Radio di Argentina Radio Krimen Online dan beberapa negara lainnya seperti Uruguay. Bahkan Camestay sempat diundang di salah satu acara musik di Argentina.

  • Jun Fan Gung Foo Tantang Promotor Mengembalikan Kejayaan Ska

    Jun Fan Gung Foo Tantang Promotor Mengembalikan Kejayaan Ska

    Unit ska veteran Jun Fan Gung Foo (JFGF) beberapa waktu lalu tampil di Jakarta. Sang vokalis JFGF, Dawo menuturkan bahwa pemilik album naga 2000 dan vertikal tidak membubarkan diri. Bahkan dia menantang promotor untuk mengembalikan era kejayaan ska.

  • Om Bagus: Dari Rock Alternatif Sampai Berduet dengan Danilla

    Om Bagus: Dari Rock Alternatif Sampai Berduet dengan Danilla

    Di usianya yang kedua tahun, Cek Sound menghadirkan Bagus Dhanar Dhana atau yang lebih dikenal sebagai Om Bagus. Pentolan Netral atau kini bernama NTRL bercerita soal perjalanannya. Dari 1991 kemudian membentuk Jalan Tengah hingga berduet dengan Danilla Riyadi.

  • Sejak Kecil Putra Permana (Enau) Bercita-Cita Jadi Musisi

    Sejak Kecil Putra Permana (Enau) Bercita-Cita Jadi Musisi

    Lirik yang tajam, namun tetap membumi menjadi salah satu pembeda Enau dengan group musik lainnya.

    Tampil dengan gaya apa adanya, Enau sukses menghibur para pengunjung di live gig's cek sound vol IV. Putra Permana (vokalis Enau) mengatakan bahwa menjadi musisi adalah cita-citanya dari kecil.

  • Mengemas Sejarah Ska Jakarta dalam Buku

    Mengemas Sejarah Ska Jakarta dalam Buku

    Kita sama-sama tahu, ska mengalami masa-masa kejayaan di tahun 90-an hingga awal tahun 2000-an. 

    Saat itu, gelombang ska mampu menaklukkan pendengar musik arus utama. Namun, eksploitasi yang berlebihan menyebabkan ska terpinggirkan.

    Penulis Nor Rahman Saputra mengemas penelusurannya genre ska ini secara khusus di Jakarta selama satu dekade. Dia merangkumnya dalam buku berjudul I Wanna Skank Melacak Ska di Jakarta 1996-2006.

  • Rwlung Hadir dengan Musik Menyentuh

    Rwlung Hadir dengan Musik Menyentuh

    Rwlung adalah duo yang diisi oleh azril (vokalis sengau) dan andre musisi Bogor. Keduanya memadukan karya musik yang menyentuh dengan lirik yang tak biasa.

  • Siska Kabur Meramu Akustik Dengan Vokal Harmonis

    Siska Kabur Meramu Akustik Dengan Vokal Harmonis

    Sekilas nama duo folks ini mirip dengan band dead metal. Namun dari segi musik jelas berbeda. Siska Kabur meramu format akustik dengan vokal harmonis. 

    Lirik-lirik tanpa basa-basi, sederhana dan personil menggunakan topeng menjadi ritual tersendiri ditiap penampilannya.

  • No Label Kini Lebih Kritis

    No Label Kini Lebih Kritis

    Belakangan karya-karya No Label lebih kritis bahkan cenderung politik. Sebut saja lagu Negeri Diksi, Aktif (is) di album ketiganya bertajuk Manusia Merdeka.

    Unit punk rock asal jakarta ini berniat menyebut bahwa tema-tema yang diusung adalah salah satu bentuk pendewasaan pada band. Dia berharap banyak band, khususnya punk rock yang mampu melakukan edukasi kepada masyarakat melalui karya-karyanya.

  • Canda Nada Lahir dari Rahim Persahabatan

    Canda Nada Lahir dari Rahim Persahabatan

    Berdiri di tahun 2019, Canda Nada adalah Band yang lahir dari rahim persahabatan.

    Tak lama berbentuk, Canda Nada langsung injak gas dan melahirkan sebuah album dengan 11 lagu. 

    Salah satu single andalannya adalah sejawat yang menceritakan pertemuan sahabat yang berpisah belasan tahun.